06/22/2006

Perempuan (Khusus Untuk Para Lelaki)

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...? hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjad! i lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan
rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tu! mbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu.

Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.

Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

19:35 Posted in Artikel | Permalink | Comments (1) | Email this | Tags: MQCCBandung

Hidayah Itu Karena “Dia”

Kerudungku menjulur dan berkibar di terpa angin sore. Kududuk termenung di kamar kosanku mengenang perjalananku dulu, seandainya saat itu aku tak bertemu dia, mungkinkah ku berbusana seperti ini?

Kukenang masa itu, saat ku tak begitu mengenal Islam, saat ku tak begitu mengetahui arti penting sebuah atribut muslimah. Saat ku sering bergumam kepada setiap wanita yang mengenakan jilbab. ”Apa ga ribet tuh pake kerudung panjang…???”

Waktu itu aku memang belum menemukan siapa aku ini? Pakaian super ngetat penampilan tomboy, itu yang ku banggakan dulu. Sampai saat aku bertemu seseorang yang mengubahku menjadi seperti saat ini.

Dia..ya dia..

Dia adalah Seseorang yang terus memotivasiku untuk belajar lebih jauh tentang Islam, memberiku pengertian tentang arti seorang Muslimah.

Ku mulai merubah diriku, dari yang super tomboy menjadi sedikit feminin, aku juga mulai mengenakan jilbab, meski tak sepanjang jilbabku sekarang. Mulanya semua teman-temanku kaget dan menganggapku lucu. Tapi aku berusaha tidak memperdulikan lelucon mereka.

Alhamdulillah…aku bisa merubah diri ini menjadi sedikit lebih baik. Semua karena dia..ya karena dia…. Itu adalah 4 tahun yang lalu. Ketika metamorfosisku terjadi. Sekarang dia tak lagi memberiku motivesi, dia kini mengejar mimpi-mimpinya sendiri. Mungkin disana dia tetap memberi motivasi kepada As sa’diah- As Sa’diah yang lain.

Ya dia… Dia seorang yang penuh prestasi, dedikasi dan seorang ikhwan yang tidak pernah meninggalkan ibadah wajib dan sunnah. Dia adalah kakak kelasku di SMU dulu. Aku mulai mengenal lebih banyak tentang islam bersamanya sampai saat dia harus pergi jauh mengejar asa dan mimpinya.

Seiring berjalannya waktu, banyak buku yang kupelajari, Banyak ta’lim kuikuti ku mengerti arti sebuah atribut muslimah.. Aku bahagia karena telah mengenakan jilbab, Semoga Allah tak marah padaku karena aku berjilbab termotivasi oleh dia..ya..karena dia…

“Apakah ini hidayah dari-Nya melalui dia???dosakan aku ya Allah??” Kini jilbabku menjulur menutupi seluruh tubuhku, melindungiku, menghantarkanku mengenal islam yang hakiki. Ku faham bahwa jilbab adalah lambang atribut muslimah dan kewajiban bagi setiap muslimah.

Kini kusadar harusnya bukan karena dia aku berjilbab. Tapi karena-Mu ya Illahi. Ya Allah..ampunilan khilafku dahulu, karena aku berjilbab bukan demi Engkau, tapi karena insan ciptaan-Mu. Ya Allah semoga hidayah itu tetap menjadi nikmat terindah bagiku.

Aku tersentak ketika suara Muadzin memanggilku untuk menghadap-Nya, menyampaikan sejuta syukur pada-Nya. Ya ampun aku keenakan melamun…. Ku ambil air wudlu, ku rasa sejuta nikmat dari-Mu, ku hadapkan seluruh jiwa ragaku pada-Mu ya… Robbi….Allohu Akbar…

(By : As Sa’diah, Ku persembahkan untuk seorang ikhwan yang telah memberiku motivasi. Tetap semangat semoga segala asamu di ridhoi Allah.)

19:25 Posted in Artikel | Permalink | Comments (0) | Email this | Tags: MQCCBandung

06/20/2006

Kekuatan Karakter Menentukan Masa Depan

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang mengaruniakan pilihan untuk hidup terhormat atau sebaliknya. Shalawat dan slam semoga tercurah bagi Rasulullah SAW manusia yang selalu gigih dalam ibadah. Jadi Khalifah (pemimpin) dan sepanjang hayatnya berdakwah.

Syarat kesuksesan seseorang sangat bergantung kepada kesungguhan untuk menjalani hidup dengan memegang teguh nilai-nilai Harga Diri dan Kehormatan.

1. Jujur Terpercaya, Saya tak akan hancurkan hidup saya dengan berkata dusta (bohong), mengingkari janji, atau berbuat picik dan licik.

2. Penuh Tanggung Jawab, Saya bukanlah manusia pengecut, tak akan pernah lari dari tanggung jawab atau melempar tanggung jawab kepada orang lain, adalah aib dan perbuatan nista menjadi orang yang lari dari tanggung jawab. Kehormatan bagi saya adalah menjadi orang yang berada dibarisan terdepan dalam memikul tanggung jawab dengan resiko seberat apapun.

3. Setia Dan Loyal, Saya bukanlah manusia penghianat dan manusia tak tahu balas budi, harga diri saya adalah selalu mengenang jasa dan kebaikan orang lain. Walaupun kecil, sudah lampau dan bahkan telah melukai hati saya. Kebaikan adalah kebaikan. Kehormatan saya adalah sekuat tenaga akan setia dan membalas kebaikannya, adalah aib dan kehinaan besar dalam hidup saya jikalau saya menghianati orang/keluarga/lembaga yang sudah menjadi jalan nikmat dari Allah.

Demikialah sahabatku sekalian tiga jenis karakter baik yang harus mendarah daging dalam diri kita, tak ada yang menghancurkan masa depan kita selain kelakuan buruk diri kita sendiri. Kita berkarakter buruk berarti kita menghianati diri, keluarga, lembaga, agama dan masa depan sendiri.

Selamat berjuang sahabat-sahabatku sekalian masa depan gemilang telah disiapkan Allah dihadapan kita bagi orang yang bersungguh-sungguh Menjaga Kehormatan dab Harga diri di jalan Allah dan hanya mengharap ridha Allah SWT semata.Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


ttd

Abdullah Gymnastiar

13:55 Posted in Artikel | Permalink | Comments (0) | Email this | Tags: MQCCBandung

06/19/2006

Hidup itu Pilihan dan Terlalu Singkat untuk Dilewatkan Bersama Pilihan yang Salah

Kata-kata di atas saya dapatkan dari sebuah dialog film Indonesia. Entah darimana sumber matan dan sanadnya saya tidak tahu. Tetapi, memanglah benar, hidup ini adalah pilihan-pilihan. Seperti pilihan untuk beriman dan
untuk kafir.

Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu;
maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." (Al Kahfi : 29)

Dan semua pilihan itu tentu ada konsekuensinya Orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh bagi mereka ampunan dan pahala yang besar. (Faathir : 7)

Kehidupan ini pun adalah serangkaian pilihan-pilihan, seperti peluang dalam matematika atau pemilihan jalur kritis dalam ekonomi. Kita bisa memperkirakan, menghitung, menimbang-nimbang, atau apapun namanya pilihan mana yang akan kita pilih.

Tentunya kita akan berusaha memilih pilihan yang terbaik sesuai dengan keinginan kita. Pilihan yang paling menguntungkan dan tentu bukan pilihan yang kita benci. Nah, bagaimana kita mengetahui bahwa pilihan itu baik bagi kita dan bukan pilihan yang salah?. Memilih dan memilah mana yang terbaik, dan terkadang pilihan yang dihadapi bukan yang terbaik menurut kita, malahan mungkin yang terburuk. Memilih yang lebih sedikit keburukannya mungkin itu yang dapat dilakukan.

Tetapi ini hanyalah usaha kita –ikhtiar kita sebagai manusia- yang diberikan keluasan untuk berusaha memilih pilihan-pilihan yang kita anggap terbaik. Namun semua kembali kepada apa yang telah ditetapkan Allah Taala untuk kita. Kita hanya wajib berusaha, berdoa dan bertawakal.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al Baqarah: 216)

Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." (At Taubah: 51)

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Al Ahzab :36)

“Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Al Hadiid : 23)

Wallahu a’lam bishowab

18:55 Posted in Artikel | Permalink | Comments (0) | Email this | Tags: MQCCBandung

All the posts